Minggu, 15 Maret 2015

Sebuah permintaan maaf untuk "Mama" nanti nya..

Ma, apa kabar?
Ma, sehat kan? Harus ya ma..
Ma, baik-baik saja keadaanmu di sana? semoga selalu ya ma..
Ma, apa kau rindu anak-anakmu? apa kau merindukan aku dan Firman?
Ma, aku di sini merindukanmu, sangat merindukanmu.. 

Ma, doakan anakmu agar selalu di berikan rezeki yang lebih untuk segera bisa menemuimu, untuk segera bisa meminta maaf padamu, untuk segera bisa menghiburmu dan membelikan ini itu seperti anak-anak lain yang di lakukan kepada ibunya..

Ma, semoga selalu kuat hatimu menghadapi ini semu, doakan selalu anakmu ya ma.. Aku sedang berjuang sekuat tenaga untuk segera bisa menemuimu..
Aku menyayangi mama melebihi apapun, biarpun kita telah lama tak bertemu semoga mama tidak lupa akan raut wajahku yang telah dewasa ini.

Ma, taukah bahwa diriku sangat ingin bertemu denganmu, ingin memelukmu erat sedari dulu. Sudah berbelas-belas tahun yang lalu aku makan masakanmu, hingga akhirnya kita harus berpisah dan bahkan aku sampai lupa bagaimana rasa masakan seorang Mama..

Tak apalah ma, bagiku itu sebuah ujian dari-Nya untukku, semoga aku selalu bisa melewatinya. Semoga doa ku di kabulkan oleh-Nya..

I love you, and I miss the old you, Ma..

Love,
Anakmu yang merindukan masakan mu 

Jumat, 13 Maret 2015

Ikhtiar dan Tawakal

Untuk sebagian orang yang pernah berpikir, jika kita ingin menginginkan sesuatu 'ber-ikhtiar' lah, kemudian tawakal.
Saya merasakan itu, di mana saya mengharapkan sesuatu. Saya harus perbanyak ikhtiar, lakukanlah dengan hati yang tulus dan ikhlas. Mintalah kepada-Nya dengan hati yang lapang bahwa inshAllah apa yang kamu inginkan terwujud, jika sudah bertawakal-lah. Berserah diri kepada-Nya..

Dalam doa yang kau pinta, sang Maha Kuasa akan mendengarnya..


Rabu, 11 Maret 2015

Sebuah kata "RAGU"

Hai, Tuan..
Bagaimana kabarmu? Apakah kamu sudah mendapat yang terbaik? Semoga ya..
Tuan, aku ingin kamu tahu satu hal tentang 'seseorang' ya, seseorang yang sekarang tengah menulis sesuatu untukmu dan berharap kelak kau membaca pesan nya..
Tuan, kamu pernah bilang ke padaku "kamu, ngurus diri sendiri aja ga bisa. Gimana nanti ngurus orang lain? Gimana nanti ngurus anak?" Tuan, anggaplah aku terlalu GR karena aku menganggap kelak kamu akan menikahi ku..
Tapi, Tuan, apakah kamu tahu? Aku memang susah mengatur diriku sendiri, tetapi inginku kelak adalah menjadi ibu yang baik untuk anak-anakku nanti nya..
Tuan, jika kamu meragukan ku, kenapa tidak sedari dulu kamu melepaskan ku?
Kenapa kamu biarkan ini menjadi berat dan akan meninggalkan luka untuk ku..
Kenapa, Tuan?

Aku hanya ingin mengatakan ini kepada mu, tapi berat bagi ku untuk mengungkapkan nya pada mu..

Hanya ini Tuan, setidak nya aku lega mengatakan ini walaupun kamu tidak mengetahui nya. 

- Tertanda wanita yang berusaha kuat untuk mu..