Senin, 15 Juni 2015

Tak Ada Kata Selain Kecewa Dalam Benak

Tak ku tahu mengapa, hatiku merasa sedih belakangan ini, di mana ku mengetahui dia mulai berbohong padaku..
Biarlah, biar saya yang cukup merasakan. Saya hanya tak mampu menahan semuanya, tetapi saya coba dengan sekuat mungkin. 

Jumat, 10 April 2015

Beberapa ungkapan dan kesadaran berkatmu, Nofita

Jadi gini, mulai dari sini dulu, tadi sempetin mampir ke mal karna abis order tas dan pas udah sampe ga suka modelnya. Oke, cerita di mulai dari sini, saya sempetin ke mal karna emang kebetulan temen saya mau bayarin tas itu. Ya, ternyata temen saya itu akhirnya mau, dan dia kerja pulang sore.. Nah di sini, ga berapa lama kita jemput anaknya dari pengasuhnya. Temen saya namanya Nofita, ya sebut saja si bongsor yang diam-diam udah punya anak dan menikah..
Jadi nofita ini temen saya dari jaman SMA, buat saya dia teman sekaligus keluarga sampe sekarang. Ya, nofita udah nikah, punya anak satu laki-laki yg bernama Alvaro. Nah ketika tadi kita beranjak jemput anaknya, tiba-tiba nofita bilang "Cha, nanti ke Prima Husada, ya?" Sontak saya nanya "Loh, lo mau ngapain?" Ga lama dia terus jawab " anak gue sakit kupingnya" ..
Well, akhirnya kita ke rumah sakit ketemu sama dokter Poli THT, sambil nunggu nofita ngurus semuanya terus ga lama dia duduk sambil saya tanya "gmn? Ada dokternya?" Kemudian nofita jawab "nanti, Cha, jam 8" oke, sampe jam 8 kita harus nunggu dokter, kita dateng jam 7. Ya kira-kira 1,5 jam di haruskan nunggu, yang padahal katanya jam 8.

Selama 1,5 jam nunggu, saya manfaatin buat main sama Alvaro, kadang saya gangguin anak-anak kecil yang suka tiba-tiba liat saya, mereka ini anak-anak yang mungkin lagi sakit terus kemudian di bawa ayah ibunya ke rumah sakit. Ga lama saya capek karna ketawa terus gara-gara becanda sama anak kecil. Saya duduk di bangku yang ada kursi berjejer empat, nah saya di pojok kanan, temen saya nofita di baris ke tiga kursi sebelah kiri. Nah, kita ada jaraklah satu kursi tapi masih bisa ngobrol..

Saya di sini liat nofita becanda sama anaknya, ketawa yang sampe ngakak, peluk bahagia ibu kepada anaknya di situ saya bisa liat, bahwa nofita sayang banget sama Alvaro. 
Dan ga tau kenapa saya malah sedih liatnya, iya, sedih..
Karena saya punya mimpi dan cita-cita kelak saya ingin menjadi ibu yang baik untuk anak-anak saya nantinya, kemdudian saya berpikir sejenak.
Apa saya bisa nantinya bisa ngurus anak?
Apa saya bisa jadi ibu yang baik untuk anak-anak saya?

Semoga keraguan saya secepatnya akan terjawab. Untuk siapapun jodoh dan calon anak saya nanti, semoga kita cepat  bisa bersatu. 

Minggu, 15 Maret 2015

Sebuah permintaan maaf untuk "Mama" nanti nya..

Ma, apa kabar?
Ma, sehat kan? Harus ya ma..
Ma, baik-baik saja keadaanmu di sana? semoga selalu ya ma..
Ma, apa kau rindu anak-anakmu? apa kau merindukan aku dan Firman?
Ma, aku di sini merindukanmu, sangat merindukanmu.. 

Ma, doakan anakmu agar selalu di berikan rezeki yang lebih untuk segera bisa menemuimu, untuk segera bisa meminta maaf padamu, untuk segera bisa menghiburmu dan membelikan ini itu seperti anak-anak lain yang di lakukan kepada ibunya..

Ma, semoga selalu kuat hatimu menghadapi ini semu, doakan selalu anakmu ya ma.. Aku sedang berjuang sekuat tenaga untuk segera bisa menemuimu..
Aku menyayangi mama melebihi apapun, biarpun kita telah lama tak bertemu semoga mama tidak lupa akan raut wajahku yang telah dewasa ini.

Ma, taukah bahwa diriku sangat ingin bertemu denganmu, ingin memelukmu erat sedari dulu. Sudah berbelas-belas tahun yang lalu aku makan masakanmu, hingga akhirnya kita harus berpisah dan bahkan aku sampai lupa bagaimana rasa masakan seorang Mama..

Tak apalah ma, bagiku itu sebuah ujian dari-Nya untukku, semoga aku selalu bisa melewatinya. Semoga doa ku di kabulkan oleh-Nya..

I love you, and I miss the old you, Ma..

Love,
Anakmu yang merindukan masakan mu 

Jumat, 13 Maret 2015

Ikhtiar dan Tawakal

Untuk sebagian orang yang pernah berpikir, jika kita ingin menginginkan sesuatu 'ber-ikhtiar' lah, kemudian tawakal.
Saya merasakan itu, di mana saya mengharapkan sesuatu. Saya harus perbanyak ikhtiar, lakukanlah dengan hati yang tulus dan ikhlas. Mintalah kepada-Nya dengan hati yang lapang bahwa inshAllah apa yang kamu inginkan terwujud, jika sudah bertawakal-lah. Berserah diri kepada-Nya..

Dalam doa yang kau pinta, sang Maha Kuasa akan mendengarnya..


Rabu, 11 Maret 2015

Sebuah kata "RAGU"

Hai, Tuan..
Bagaimana kabarmu? Apakah kamu sudah mendapat yang terbaik? Semoga ya..
Tuan, aku ingin kamu tahu satu hal tentang 'seseorang' ya, seseorang yang sekarang tengah menulis sesuatu untukmu dan berharap kelak kau membaca pesan nya..
Tuan, kamu pernah bilang ke padaku "kamu, ngurus diri sendiri aja ga bisa. Gimana nanti ngurus orang lain? Gimana nanti ngurus anak?" Tuan, anggaplah aku terlalu GR karena aku menganggap kelak kamu akan menikahi ku..
Tapi, Tuan, apakah kamu tahu? Aku memang susah mengatur diriku sendiri, tetapi inginku kelak adalah menjadi ibu yang baik untuk anak-anakku nanti nya..
Tuan, jika kamu meragukan ku, kenapa tidak sedari dulu kamu melepaskan ku?
Kenapa kamu biarkan ini menjadi berat dan akan meninggalkan luka untuk ku..
Kenapa, Tuan?

Aku hanya ingin mengatakan ini kepada mu, tapi berat bagi ku untuk mengungkapkan nya pada mu..

Hanya ini Tuan, setidak nya aku lega mengatakan ini walaupun kamu tidak mengetahui nya. 

- Tertanda wanita yang berusaha kuat untuk mu..

Senin, 26 Januari 2015

Pondok Kopi, Ungaran

Banyak cerita yg saya lalui di 'sini' hehe.. I miss this place, and i miss him too.. We're not too near in miles, but you're close to my heart. Saya tau kita jauh karna jarak, tapi haruskah anda tau kalau sebenarnya saya masih ingin berjuang untuk anda dan 'KITA' .. Disini, di Ungaran, tempat di mana anda mengajak saya sewaktu saya ke Semarang.. Anda tau itu, banyak hal yang saya kira menyenangkan.